Sabtu, 29 September 2012

Pesawat Jatuh di Bandung Air Show 2012

JAKARTA, KOMPAS.com — Pesawat jatuh sehabis bermanuver rendah di acara Bandung Air Show, Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (29/9/2012) sekitar pukul 11.40 WIB.

Menurut Rahmat Sembiring, saksi mata yang diwawancarai TVOne, mengatakan, setelah bermanuver pesawat tidak naik kembali ke udara. Kemudian tiba-tiba saja muncul asap hitam.

"Sehabis terbang rendah, dia tidak muncul-muncul lagi. Tiba-tiba ada asap hitam dari balik gedung," kata Rahmat, Sabtu.

Di lokasi kejadian terlihat ambulans dan mobil pemadam kebakaran. Pesawat yang jatuh disebut-sebut Extra 3000 buatan Indonesia. Mengenai adanya korban dan penyebab jatuhnya pesawat belum diketahui.

Jumat, 28 September 2012

Memulai Toko Online


Saat ini banyak para pelaku usaha yang menggunakan fasilitas internet untuk menjalankan usahanya.  Salah satu peluang usaha yang dapat dijalankan dengan fasilitas internet yaitu toko online. Yang dimaksud dengan toko online yaitu berjualan produk atau jasa namun dalam memasarkannya menggunakan internet, biasanya dengan menggunakan website atau menggunakan blog maupun jejaring social yang memiliki banyak pengunjung.

Para pelaku usaha memilih menjalankan usahanya dengan cara online, karena dengan internet dapat menjangkau pasar yang lebih luas daripada jangkauan pasar toko offline. Selain itu bisnis online tidak membutuhkan modal yang terlalu besar, karena tidak memerlukan biaya tempat ataupun biaya peralatan sebesar toko offline.

BRAGA FESTIVAL 2012


TEMPO.COJakarta - Acara tahunan Braga Festival yang akan digelar pada 28-30 September 2012, akan memakai sejumlah tempat di Jalan Braga dan sekitarnya. Panitia membagi  3 zona agar pengunjung lebih puas menikmati festival. Penutupan jalan untuk kendaraan tak terhindarkan.

Menurut Direktur Eksekutif Braga Festival 2012 Mochamad S. Hanief, festival memakai Jalan Braga panjang, Braga pendek, Jalan Suniaraja, dan Cikapundung Timur. Pintu gerbang utama ada di Jalan Perintis Kemerdekaan dan mulut Jalan Braga pendek samping Museum Konferensi Asia-Afrika.

Di Jalan Braga pendek, acara festival tersebar di jalanan dan gedung New Majestic. Festival di jalanan itu akan diisi kegiatan tradisi dan lingkungan sejak hari pertama. Misalnya tari jaipong, musik karinding, dan komedi Sunda oleh Cangehgar. 

Jumat, 27 April 2012

Bidadari Untuk Ihsan (1)


CHAPTER 1
AWAL PERKENALAN DENGAN BANG ENDRO
“ Ihsan, antum sudah sholat dhuhur?” aku terbangun dari lamunanku saat Rizal teman satu LDK (Lembaga Dakwah Kampus) menepuk pundakku.
“, antum mengagetkan ana aja! Oh iya, ana belum sholat dhuhur nich!” aku menjawab sambil memakai tas ransel hitamku kembali, yang saat itu masih tergelatak dilantai.
“, kalau gitu ayo kita kemasjid sekarang!” ajak Rizal.
Aku hanya hanya menganggukkan kepala, sambil berdiri dan berjalan menuju masjid kampus yang jaraknya tidak begitu jauh dari fakultasku. Hhm, nikmat benar air wudhu yang membasahi kulit-kulitku ini. Terasa semua ringan dalam membasuh semua kotoran-kotoran dunia. Iqhomat sudah mengumandang, tanda sholat akan dimulai.
***

Rabu, 25 April 2012

Karl Marx

Karl Marx lahir di Trier, Prusia, 5 Mei 1818. ayahnya, seorang pengacara, menafkai keluarganya dengan relatif baik, khas kehidupan kelas menengah. Orang tuanya adalah dari pendeta yahudi (rabbi). Tetapi, karena alasan isnis ayahnya menjadi penganut ajaran Luther ketika Karl Marx masih sangat muda. Tahun 1841 Marx menerima gelar doktor filsafat dari Universitas Berlin, Universitas yang sangat di pengaruhi oleh Hegel dan guru - guru muda penganut filsafat Hegel, tetapi berpikir Kritis. Gelar doktor Marx di dapat dari kajian filsafat yang membosankan, tetapi kajian itu mendahului berbagai gagasannya yang muncul kemudian.

Setelah tamat ia menjadi penulis untuk sebuah koran liberal radikal dan dalam tempo 10 bulan ia menjadi editor kepala koran itu. Tetapi karena pendirian politiknya, koran itu kemudian di tutup pemerintah. Esai – esai awal yang di terbitkan dalam periode mulai mencerminkan sebuah pendirian yang membiumbing Marx sepanjang hidupnya. Esai-esai tulisan Marx itu secara bebas di taburi prinsip-prinsip demokrasi , ia menolak keabstrakat filsafat hegelian, mimpi naif komunis utopiadan gagasan aktivis yang mendesak apa yang ia anggap sebagai tindakan politik prematur. Dalam menolak gagasn aktivis ini Marx meletakkan landasan bagi gagasan hidup sendiri.

Pembatasan pemakai BBM bersubsidi


KOMPAS. Pemerintah akan mengeluarkan larangan pemakaian bahan bakar minyak bersubsidi jenis premium, baik bagi semua mobil dinas instansi pemerintah maupun mobil operasional badan usaha milik negara (BUMN) dan badan usaha milik daerah (BUMD). Larangan itu rencananya diterapkan mulai Mei nanti. 

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Evita H Legowo menyatakan, pembatasan pemakaian BBM bersubsidi rencananya diterapkan pada Mei nanti untuk semua kendaraan instansi pemerintah, BUMN dan BUMD. "Total jumlah kendaraannya mencapai sekitar 10.000 mobil," kata dia. 

Sebagai tahap awal, pelarangan pemakaian BBM bersubsidi bagi mobil dinas akan diterapkan di wilayah Jabodetabek. Selanjutnya, aturan itu akan diberlakukan bagi mobil instansi pemerintah, BUMN dan BUMD, di wilayah Jawa dan Bali, yang telah siap infrastruktur penyediaan BBM nonsubsidi jenis pertamax. 

Senin, 23 April 2012

Menggugat Peringatan Hari Kartini (repost)


April 19, 2012
oleh: Zainal Arifin, S.Pd

 BERLEBIHAN rasanya bila sekilas membaca judul tulisan ini, namun itulah fakta yang semestinya ada apabila kita ingin dikatakan sebagai bangsa yang menjunjung nilai-nilai perjuangan. Seperti diketahui, tiap bulan April,  kelahiran R.A. Kartini (21 April) diperingati secara nasional,  sementara banyak pahlawan wanita yang tidak kalah sumbangsih perjuangannya dalam melawan penjajah dilupakan bahkan tidak dikenal oleh generasi bangsa sekarang ini.

Sejauh mana peran Kartini dalam mengusir penjajah? Sebandingkah dengan perjuangan Cut Nyak Dien, Tengku Fakinah, Cut Mutia, Pecut Baren, Pocut Meurah Intan, dan Cutpo Fatimah yang terjun langsung ikut berperang melawan penjajahan di Aceh?

Coba telusuri sosok Martha Christina Tiahahu yang gigih berjuang bersama Pattimura di Maluku, untuk mengusir pendudukan pasukan Kape (Belanda). Apabila dibandingkan dengan perjuangan Kartini yang hanya sebatas perjuangan lewat tulisan, tentu tidak sebanding dengan perjuangan Martha Christina Tiahahu yang terjun di medan pertempuran. Kodratnya sebagai perempuan tidak menyurutkan semangat juang dalam melawan tentara Kolonial meskipun dilengkapi persenjataan canggih. Namun apa yang kita ketahui saat ini tentang Martha Christina Tiahahu, sangat mungkin generasi sekarang tidak banyak yang mengenal kepahlawanannya.